Inilah Makam Sahabat Nabi Ahli Badar Di Tarim

Inilah Makam Sahabat Nabi Ahli Badar Di Tarim

Oleh : Husni Mubarok Al Qudusi

 

Bahwasannya Habib Abdullah bin Alawi al Haddad menganjurkan kepada para muhibbinnya agar selalu berziarah ke makam Klan Ba’alwi, khususnya ke makam Al Faqih al Muqaddam. Setelah wafatnya, salah seorang sahabatnya mimpi bahwa Habib Abdullah berkata:

 

عليك بزيارة الفقيه المقدّم فإنّ بعض النّاس لم يكن له كثير عبادة إلاّ أنّه كثير الزيارة له فألحقه اللّه بالعاملين الكاملين أو قريبا من هذا المعنى، انتهى

 

Artinya: “Hendaknya engkau selalu berziarah ke Makam al Faqih al Muqaddam, karena ada sebagian orang yang ibadahnya tidak banyak, namun karena ia banyak berziarah ke Makam al-Faqih al-Muqaddam, maka Allah swt menggolongkannya sebagai orang-orang yang banyak amal kebajikannya,”

 

Adalah Zambal yang merupakan salah satu dari tiga tempat pemakaman utama di Tarim, Provinsi Hadhramaut, Republik Yaman.

 

Ada kebiasaan disetiap Jumat pagi, Klan Ba’alwi beserta para muhibbinnya di Tarim melakukan rutinitas mingguan, yaitu menziarahi pemakaman tersebut. Mereka berbondong-bondong hadir ziarah fajar yang biasanya dipandu langsung oleh pimpinan Klan Ba’alwi di daerah tersebut. Konon katanya juga di hadiri dari para muhibbin luar negri yaitu Indonesia dan Malaysia.

 

Uniknya, ziarah ini dilakukan secara berurutan sesuai skema dan tata cara yang telah di ajarkan oleh Klan Ba’alwi. Di awali dari makam Al Faqih al Muqaddam, Alwi bin al Faqih Muqaddam, Abdullah bin Alwi al Faqih al Muqaddam, Abdurrahman as-Segaff, Ali bin Alwi Khali’ Qasam, Muhammad Jamalullail bin Hasan.

 

Berlanjut ke makam Syeikh bin Abdurrahman as Segaff, Syeikh bin Abdullah al Idrus, Umar al Muhdhar bin Abdurrahman as-Segaff, Abdullah bin Abdurrahman as Segaff, Aqil bin Abdurrahman as Segaff, Salim bin Abdullah bin Abdurrahman as Segaff, Abdullah al Idrus al Akbar, Abdullah bin Alwi al Haddad dan berakhir di makam Abdullah bin Syeikh bin Abdullah al Idrus.

 

Padahal di pemakaman Zanbal tersebut juga terdapat tanah bidang yang dikelilingi tembok, di dalamnya terdapat makam 70 sahabat yang pernah bertempur di perang Badar. Mereka adalah pasukan yang diutus oleh Sayidina Abu Bakar as-Shiddiq di bawah pimpinan Ziyad bin Labid al-Anshari untuk memberantas kemurtadan di Hadhramaut.

 

Lalu kenapa Klan Ba’alwi lebih mempromosikan ziarah ke makam moyang mereka dibanding ke makam para sahabat Nabi ahli perang Badar yang lebih mulia kedudukannya, seolah di tempat itu hanya ada makam Klan Ba’alwi saja.

 

Aneh bukan….???

 

Berikut link video doktri keutamaan ziarah ke makam Al Faqih al Muqoddam

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *